TURUN KARENA PUTUSNYA RANTAI SEPEDA by John Suteki

TURUN KARENA PUTUSNYA RANTAI SEPEDA

by John Suteki

Melihat pemandangan seorang petani naik sepeda ke sawah, imaginasiku seolah terbawa kembali ke zaman muda dahulu. Tinggal di suatu Desa Jono, Kecamatan Tanon yang berjarak kurang lebih 15 km dari Kota Sragen. Aku mengayuh sepeda onthel cepat-cepat menuju sekolah SMA yang berjarak 20 km dari desaku itu. Sekolah favorit itu adalah SMA Negeri 01 Sragen.

Selama tahunan aku kayuh sepeda, tapi selama itu tidak pernah mengalami kejadian seperti diceritakan dalam kisah rekaan Presiden Jokowi sewaktu memberikan closing statement di acara DEBAT CAPRES 30 Maret 2019. Tidak pernah mengalami RANTAI PUTUS. Benar sekali, rantai itu tampak sederhana buat sepeda tapi, tanpa rantai utuh terpasang apalah arti sebuah SEPEDA. Begitu rantai sepeda putus, sepeda pun tak bisa dinaiki meski jalan datar, apalagi menanjak naik. Kita harus turun. Satu-satunya jalan yang bisa mengantar kita ke tujuan hanyalah JALAN MENURUN.

Ya, hanya jalan menurun yang bisa membawa kita. Pertanyaan saya adalah: Apakah kisah simbolik yang disampaikan oleh Presiden Jokowi itu juga pralambang bahwa rantai sepeda beliau benar-benar akan putus? Akibatnya, sepeda itu tidak bisa dinaiki lagi untuk mencapai tujuan kecuali jalan itu menurun yang akan membawanya kembali pulang. Aku berharap, sekalipun rantai itu putus Pak Jokowi tetap selamat dan bersahabat dengan Pak Prabowo. Semoga putusnya rantai tidak memutuskan hubungan silaturahmi di antara mereka.

My friendz, the life must go on. Dan seharusnya disadari bahwa tidak ada kepentingan yang abadi, yang abadi adalah persahabatan. Bukankah begitu seharusnya? Jabatan hanya sementara, dan yang mesti kita yakini adalah bahwa tidak ada pesta tanpa akhir sekaligus tidak pernah ada penderitaan yang abadi di kehidupan dunia fana ini. Putusnya rantai sepeda semoga menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak adigang, adigung dan adiguna ketika kita masih merasa mampu mengayuh sepeda menuju tujuan seolah kita tidak akan pernah turun.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE