kitab fikih yang dibaca

Anak Katak Dalam Tempurung

By Irwansyah

Rujukannya sama. Yaitu, al-Qur'an dan as-sunnah. Yang berbeda cuma kitab fikih yang dibaca. Sehingga lahirlah sudut pandang dan dalil yang berbeda.

Sebagai contoh. Yang gak Qunut pada sholat subuh punya dalilnya. Begitupun yang Qunut.  Masing-masing dalil tersebut kemukakan oleh ulama (imam) yang tak diragukan keilmuannya.

Jangan karena perbedaan sudut pandang, kita saling mencela. Menyalahkan satu sama lain. Merasa diri paling benar, yang lainnya salah.

Perbedaan di antara kita itu ibarat menjumlahkan angka dengan cara yang berbeda tapi hasilnya sama.

Ibarat:
3+3+3=9
3x3=9
Dari penjumlahan di atas, kira-kira mana yang salah?

Jangan sampai kita tak ada bedanya dengan anak katak dalam tempurung. Berpikir, yang benar dan aman itu berdiam diri dalam tempurung. Yang di luar tempurung tidak aman, alias salah.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE