Puisi : PELANGI MANUSIA MEMANG TAK INDAH

PELANGI MANUSIA MEMANG TAK INDAH

Oleh HANIF KRISTIANTO
23/12/2017 Vol.220

Pelangi di langit memang indah
Warna-warni bukan rekayasa
Indah mata memandangnya
Kebesaran Allah Sang Pencipta manusia

Pelangi manusia tampak indah
Pakai pewarna buatan seolah menyala
Warna-warninya dianggap hak asasi
Manusia lupa bahwa ia makhluk lemah

Benar kiranya saat malaikat berujar
Tatkala Allah di awal penciptaan Adam sebagai manusia
"Ya Allah, mengapa engkau ciptakan manusia? Bukankah manusia akan berbuat kerusakan di alam dunia?"

Allah pun berfirman:
"Aku lebih tahu daripada kamu wahai malaikat"
Malaikat terdiam
Tanda ia taat

Manusia....
Manusia....
Seharusnya engkau lebih mulia
Bukan malah merendah
Layaknya binatang melata

Manusia....
Manusia....
Seharusnya engkau lebih taat melebihi malaikat
Bukan maksiat
Layaknya siap terkena adzab

Allah tiadalah salah
Penciptaan-Nya begitu sempurna
Bumi luas disiapkan untuk manusia
Alam raya dijadikan hiasannya

Penciptaan manusia sungguh sempurna
Laki-laki sebagai kodrat kewajibannya
Perempuan berperan sesuai tugasnya
Tiada yang keliru
Jika Syariah jadi pemandu

Wahai Adam, tetaplah jadi Adam
Wahai Hawa, tetaplah jadi hawa
Ada hak Allah yang kau penuhi
Bukan memenuhi hak asasi yang nisbi

Pelangi manusia memang tak indah
Karena manusia bukan pencipta
_________
#novirusrainbow
#yukmikir
#puisiindonesia
#yukngaji
#sastranusantara
#sastraindonesia
#majelisakhirzaman

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE