Panggilan Habib (akar katanya Hub: cinta, kasih) adalah panggilan kebaikan

HABIB HABIBIE oleh: Basuki RahmadHadi

Panggilan Habib (akar katanya Hub: cinta, kasih) adalah panggilan kebaikan, semacam Kekasih, atau Yang dicintai. Seorang Habib, dipercaya punya nasab atau garis leluhur sampai Nabi Muhammad Saw. Ringkasnya, Habib=keturunan Nabi Saw.
        Habib pasti orang baik. Orang tidak baik, sungguhpun garis nasabnya sampai Nabi, tidak akan "pasang" Habib di depan namanya. Orang pun tidak merasa patut menyebut "Habib" kepada orang jahat. Maka nilai kebaikan-lah yang lebih utama sebagai ukuran ke-habib-an seseorang, bukan semata nasab biologisnya.  

Bukankah Qabil, orang yang pertama membunuh manusia adalah anak Nabi Adam? Bukankah Kan'an, anak Nabi Nuh,  ditenggelamkanNya dalam banjir yang melalap bukit tempatnya berdiri karena tak patuhi Nabi?

Saya sendiri merasa mantab saja memanggil Presiden ketiga RI: Habib Habibie, setidaknya saya turut saksikan amal bakti beliau yang luar biasa membanggakan bagi masyarakat n bangsa ini, adalah karena beliau ikuti teladan Nabi Saw. Wallaahu a'lam

Banyak yang banggakan keturunan orang besar, lalu gagal paham, nggak nyambung dengan misi perjuangan leluhurnya. Umpama hari ini, sang bapak seorang penganjur tauhid, anaknya malah dengan perkasa menyatakan tak kenal tauhid, apalagi akhirat! Nastaghfirullaahal 'azhiim

Habib Habibie takkan saya kultuskan. Tidak akan. Di samping melenceng dari tauhid, buat apa? Mengultuskan umpamanya dengan menyebut diri atau kelompok atau bendera "Habibie-an" berlanjut dengan membenarkan apapun pilihan n tindakan serta ucapannya, na'udzu bil-laahi min dzaalika. Kepada rasul Saw saja, saya perlu hati2, karna kecintaan n patuhi teladan beliau, JANGAN SAMPAI saya perlakukan beliau setara Allah. Ikhtiyar saya, hadist, sunnah, kisah yang terkait dengan beliau harus sesuai dengan ayat Al Qur-an. Umpamanya ada hadist yang umumkan hadirnya Isa AS sebelum kiamat, alhamdulillah tidak termasuk rukun iman yang wajib diimani. Oleh karena pernyataan Allah sudah jelas: "Muhammad adalah Utusan Allah n Penutup para nabi." (QS 33:40) tidak ada lagi nabi/rasul yang turun setelah beliau. Wallaahu a'lam

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE