Berbagai Faktor Yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna

 Selain manusia, makhluk hidup yang menempati bumi adalah hewan (fauna) dan tumbuhan (flora). Hewan maupun tumbuhan ada yang hidup di daratan dan di perairan, baik kawasan air tawar ataupun di air laut. Namun, tidak seluruh permukaan bumi dapat menjadi tempat hidup bagi organisme. Itulah sebabnya jenis flora dan fauna antara satu wilayah dengan wilayah yang lain akan di jumpai jenis yang berbeda. Hal ini berhubungan erat dengan berbagai persyaratan hidup, faktor pendukung, dan faktor penghambat bagi kelangsungan hidup organisme itu sendiri.

A Penyebab Persebaran
 Penyebab terjadinya persebaran, khususnya persebaran fauna antara lain sebagai berikut.
  1. Tekanan Populasi, yaitu semakin banyak populasi menyebabkan persediaan bahan makanan tidak tercukupi bagi keturunannya. Oleh karena itu, ada beberapa fauna harus bermigrasi untuk mencari makanan di tempat lain.
  2. Perubahan Habitat, menyebabkan tidak cocoknya suatu spesies hewan untuk terus berada di daerah yan di tempati.

B. Saran Persebaran
 Dalam persebarannya, flora dan fauna sangat dipengaruhi oleh media atau sarana sehingga mereka dapat berkembang dan menyebar. Sarana yang digunakan dalam persebaran flora dan fauna adalah sebagai berikut.
  1. Udara, yaitu melalui kekuatan terbang atau karena hembusan angin.
  2. Air, yaitu melalui kekuatan berenang atau dibawa oleh arus air atau benda-benda yang terapung.
  3. Lahan, yaitu karena adanya gerakan spesies di daratan.
  4. Pengangkutan manusia, hewan, maupun tumbuhan baik secara sengaja maupun tidak.

Hambatan Pesebaran

 1. Iklim
  Iklim mempunyai pengaruh besarterhadap kehidupan. Unsur-unsur iklim yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna adalah sebagai berikut.

a) Suhu
 Kondisi suhu udara sangat berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna, karena jenis spesies tertentu mempunyai persyaratan suhu lingkungan yang ideal untuk dapat tumbuh. Bagi tumbuhan dan hewan, suhu merupakan faktor pengontrol bagi persebarannya sesuai dengan letak lintang, ketinggian, dan sebagainya.

b) Curah Hujan
 Curah hujan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan air bagi tumbuh-tumbuhan maupun hewan. Banyak sedikitnya jumlah curah hujan di suatu tempat akan membentuk karakter yang sifatnya khasbagi formasi-formasi vegetasi di muka bumi. Kekhasan jenis-jenis vegetasi dapat mengaibatkan adanya kekhasan pula pada jenis-jenis hewan, karena vegetasi merupakan produsen yang menyediakan makanan pada hewan.

c) Kelembapan Udara
 Kelembapan udara mempunyai pengaruh lansung terhadap kehidupan flora. Ada flora yang sangat cocok hidup di daerah kering, daerah lembap, bahkan ada yang dapat hidup di daerahyang sangat basah.

d) Angin
 Angin dapat membantu proses penyerbukan atau pembuahan beberapa jenis tumbuhan, sehingga proses regenerasi tumbuhan dapat berlangsung. Ada tumbuhan jenis tertentu yang penyebaran benihnya dilakukan oleh angin, seperti ilalalng atau sejenis rumput-rumputan.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE