Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Sebelumnya kita telah mempelajari mempelajari materi jenis-jenis perusahaan dan juga mempelajari siklus akuntansi untuk perusahaan jasa. Sekarang mari kita belajar Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang.

Transaksi pokok perusahaan dagang terdiri atas transaksi pembelian, pengeluaran kas, penjualan, dan penerimaan kas. Sama halnya seperti transaksi perusahaan jasa, transaksi perusahaan dagang juga harus dicatat dalam jurnal. Namun, pencatatan transaksi perusahaan dagang tidak hanya menggunakan jurnal umum, tetapi juga menggunakan jurnal khusus.
Tahukah Anda bagaimana cara mencatat transaksi ke dalam jurnal khusus? Bagaimana cara posting dari jurnal khusus ke dalam buku besar utama atau buku besar pembantu? Bagaimana cara menghitung harga pokok penjualan? Bagaimana membuat laporan keuangan yang menjadi sumber informasi manajemen perusahaan dagang, apakah sama dengan perusahaan jasa? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan Anda temukan pada pembahasan kali ini.

Akuntansi Perusahaan Dagang
A Pencatatan Transaksi Perusahaan Dagang
1. Definisi Perusahaan Dagang
2. Transaksi Perusahaan Dagang
3. Jurnal Khusus (Special Journal)
4. Sistem Pencatatan Transaksi Perusahaan Dagang
5. Pencatatan Transaksi ke Dalam Jurnal dan Pemindahbukuan Jurnal ke Buku Besar

B Harga Pokok Penjualan (Cost of Goods Sold)
C. Neraca Saldo (Trial Balance)
D. Neraca Lajur (Work Sheet)
E. Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entry)
F. Laporan Keuangan (Financial Statement)


<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE