Istilah Tentang Masyarakat



 Istilah atau kata masyarakat sering muncul dalam berbagai media dan dipergunakan orang dengan berbagai keperluan dan maksud serta makna. Coba kalau kita perhatikan media cetak atau elektronik seperti acara televisi, maka akan ditemukan banyak sekali maksud dan keperluan serta makna dari kata masyarakat yang dipergunakan oleh pelaku media.
 Penggunaan kata masyarakat seringkali tercampuradukkan dalam kehidupan sehari-hari. Disatu waktu kata “masyarakat” dipergunakan sesuai dengan makna kata “masyarakat” itu sendiri. Tetapi, terkadang kata masyarakat dipergunakan untuk makna yang bukan sebenarnya, seperti kata “rakyat”. Bahkan makna masyarakat tersebut sering dicampuradukan dengan istilah “komunitas”.
 Kata masyarakat dalam bahasa Inggrisnya society, sedangkan kata komunitas dalam bahasa Inggrisnya community. Dua istilah (konsep) tersebut sering ditafsirkan secara sama, padahal sangat berbeda artinya. Society atau masyarakat berbeda dengan komunitas (community) atau masyarakat setempat. Terdapat perbedaan mendasar antara kedua konsep tersebut.
 Krech, seperti yang dikutip Nursid (2000), mengemukakan bahwa masyarakat adalah “is that it is an organized collectivity of interacting people whose activities become centered arounds a set of common goals, and who tend to share common beliefs, attitudes, and modes of action. Jadi ciri atau unsur masyarakat adalah kumpulan orang, sudah terbentuk lama, sudah memiliki sistem sosial atau struktur sosial tersendiri, dan memiliki kepercayaan, sikap, dan perilaku yang dimiliki bersama.
 Fairchild et al (dalam Nursid, 2000) memberikan batasan masyarakat sebagai: “a group human beings cooperating in the pursuit of several of their major interest, invariably including self maintenance and self-perpetuation. The concept of society includes continuity, complex associational relationships, and a composition including representatives of fundamental human types, specifically men, women, and children”.
 Berdasarkan pengertian ini, maka yang menjadi unsur dari masyarakat adalah kelompok manusia : adanya keterpaduan atau kesatuan diri berlandaskan kepentingan utama; Adanya pertahanan dan kekekalan diri, adanya kesinambungan, dan adanya hubungan yang pelik diantara anggotanya.
 Sedangkan Horton (1993) sebagai “a relatively independents, selfperpetuating human group who accupy territory, share a culture, and have most of their associations within this group”. Adapun ciri-ciri masyarakat adalah kelompok manusia, memiliki kebebasan dan bersifat kekal, menempati suatu kawasan, memiliki kebudayan, dan memiliki hubungan dalam kelompok yang bersangkutan.
 Dengan demikian, karakteristik dari masyarakat itu terutama terletak pada kelompok manusia yang bebas dan bersifat kekal, menempati kawasan tertentu, memiliki kebudayaan serta terjalin dalam suatu hubungan di antara anggota-anggotanya.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE