Riwayat Para Komposer Pada Era Renaisans

Era Renaisans (1450-1600)

Byrd, William (1543-1623) :
 Komposer Inggris pada akhir Era Renaisans yang dikenal karena karya-karyanya madrigal Inggris, lagu-lagu gereja, dan musik untuk instrumen seperti virgin dan viol. Koleksi karyanya yang khusus telah dipublikasikan di bawah judul Psalmes, Sonets, and Song of Sadness and Pietie.
Caccini, Giulio (1545-1618) :
 Komposer Italia, anggota dari grup Camerata di Florence yang melahirkan opera.
Carissimi, Giacomo (1605) :
 Komposer Italia yang utamanya dikenal sebagai pencipta kantata kamar dan oratorio dalam mengembangkan seni resitatif. Metodenya menyatukan kata-kata dengan musik pada umumnya sangat ekspresif dan dramatik. Meskipun ia tidak menemukan ide tentang oratorio, tetapi ia tetap seorang jenius. Sekali waktu Handel pernah meminjam ide-ide itu dari karya-karyanya. Karya utama Carissimi adalah The History of Jonah dan Jepthah.
Gabrieli, Giovanni (1557-1612) :
 Komposer Italia, kemenakan laki-laki dari Andrea Gabrieli. Setelah beberapa tahun tinggal di Jerman ia kembali ke Venice bekerja sebagai organis di St. Mark (1586). Ia meneruskan eksperimen pamannya yakni mengkombinasikan nyanyian-nyanyian gereja dengan orkestra. Sedangkan musik orkestra murni seperti Sonata pian’ e forte (1597) tercatat penting dalam sejarah musik sebagai pembawa gaya menuju gaya konserto yang kelak mendominasi abad ke-17 dan ke-18.
Josquin Des Prés (ca. 1450-1521) :
 Komposer Franco-Flemish pada awal Renaisans. Karya-karyanya merefleksikan keseimbangan antara imitasi kontrapung seni Franco- Flemish dengan gaya yang lebih homofonis Italia. Menulis misa, motet, dan sejumlah kecil karya sekular yang di antaranya mencapai sukses sebagai repertoar penting era Renaisans.
Lassus, Orlandus (1532-1594) :
 Sering disebut Roland de Lassus, atau Orlando di Lasso. Komposer Italia era Renaisans yang tercatat sebagai pencipta musik motet dan madrigal yang indah. Ia juga mencipta misa, chanson, dan lieder. Ia dikenal sebagai komposer besar abad ke-16 untuk musik polifoni vokal. Lassus memulai karirnya sebagai penyanyi paduan suara pada Mons, oleh karena suaranya yang bagus dan mendapatkan banyak perhatian publik ia bahkan pernah diculik tiga kali oleh para rivalnya sesama penyanyi. Pada penculikan dirinya yang ketiga ia dibawa ke Sicilia, tetapi kemudian ia menjadi pemimpin paduan suara di Roma dan bahkan melakukan perjalanan ke Perancis dan Belanda. Lassus menulis kurang-lebih 1000 komposisi termasuk banyak madrigal Italia yang sangat bagus. pencipta musik motet dan madrigal yang indah. Ia juga mencipta misa, chanson, dan lieder.
Palestrina, Giovanni Pierluigi da (1525-1594) :
 Komposer Italia pada akhir era Renaisans. Salah-seorang dari jajaran komposer besar musik gereja, ia banyak tinggal di lingkungan gereja untuk mencipta musik. Motet-motet dan misa-misa menunjukkan kecakapannya yang tinggi dalam berolah polifoni. Palestrina adalah seorang Uskup yang karena kepandaian musiknya kemudian diundang oleh Paus untuk memimpin paduan suara di kapel Julian di Vatikan untuk beberapa kali periode.
Peri, Jacopo (1561-1633) :
 Komposer Italia pada akhir era Renaisans dan awal era Barok. Ia adalah anggota dari Camerata, sebuah grup yang mencoba tetap melestarikan drama dan gaya deklamasi dari kebudayaan Yunani Kuno. Karyanya Dafne (1597) adalah opera pertama yang menggunakan gaya monodik baru.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE