Otak Suatu Karya Musik



Harmoni
 Harmoni dan kontrapung dapat diibaratkan sebagai otak atau pemikiran dari suatu karya musik. Harmoni adalah ilmu mengkombinasikan nada-nada ke dalam akor-akor (chords). Sebagai salah satu cabang ilmu musik, harmoni hanya dapat dipelajari secara khusus dan secra terpisah. Dalam bab ini pembahasan hanya meliputi perkenalan terhadap pemahaman awal yang sangat mendasar dalam mempelajari ilmu tersebut.
 Landasan harmoni ialah susunan vertikal yang biasanya terdiri dari tiga atau empat nada. Sebuah akor yang terdiri dari tiga nada, yang setiap nadanya terpisah satu sama lain oleh interval tiga (third), disebut trinada (triad). Jika dibangun di atas nada pertama maka ia disebut trinada Tonika. Pada skala C mayor akor tonikanya tersusun dari tiga nada yang tepisah oleh interval tiga, yaitu C-E-G.
 Jenis mayor dan minor ditentukan oleh kualitas interval tiga (third) di antara nada pertama dan kedua. Pada akor tonika kualitas tersebut berada di antara C dan E yang memiliki susunan 2 jarak penuh (tone) yaitu 1 tone dari C ke D dan 1 tone dari D ke E. jarakAkor yang tersusun dari empat nada disebut akor tujuh. Sedangkan pada akor minor, seperti pada akor kedua, kualitas interval tiga tersebut lebih kecil karena memiliki susunan 1 tone dan 1 semi tone yaitu 1 tone dari D ke E dan 1 tone dari E ke F.
 Kecuali trinada ketujuh, interval pasangan kedua interval tiga pada setiap trinada memiliki kualitas berbeda, jika yang pertama interval 3 mayor maka interval tiga yang kedua ialah minor. Khusus untuk trinada ketujuh pasangan kedua interval tersebut sama yaitu minor. Sehubungan dengan itu trinada tersebut memiliki kualitas yang lebih kecil dari trinada minor atau kualitasnya menyempit sehingga biasa disebut diminished (dari bahasa Inggris) yang arti harfiahnya memang menyempit. Sebaliknya, jika pasangan kedua interval tiga pada suatu trinada ialah mayor maka kualitas trinada menjadi lebih besar dari trinada mayor dan biasa disebut meluas atau augmented. Dengan demikiam trinada tidak hanya dapat dibangun di atas nada-nada skala mayor namun dapat juga di atas nada-nada skala minor. Di antara tiga macam skala minor yang ada yaitu natural, melodis dan harmonis, yang terakhirlah yang biasa digunakan.
 Jika kita bandingkan antara trinada yang berbasis skala mayor dan minor maka beberapa hal yang akan kita temukan ialah bahwa Tonika dan sub dominannya berbeda. Pada trinada mayor keduanya berkualitas mayor sedangkan pada trinada minor keduanya adalah minor. Persamaannya ialah keduanya memiliki dominan dengan kualitas mayor. Suatu hal yang unik pada rangkaian trisuara minor ialah terdapatnya dua trinada diminished dan sebuah trinada augmented sebagai konsekuensi penggunaan skala minor harmonis.

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE