Sikap Kepahlawanan dan Patriotisme

Pernahkah kita mendengar nama Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dhien, Kapitan Pattimura dan Teuku Umar  adalah para pahlawan bangsa. Mereka adalah orang-orang yang mempelopori perjuangan rakyat membela bangsa dan mengusir penjajah.
Mereka disebut pahlawan karena telah berjasa kepada bangsa. Bangsa kita terkenal sebagai bangsa pejuang. Dahulu nenek moyang kita berjuang dengan segenap kemampuan mengusir penjajah. Meskipun dengan senjata seadanya seperti pedang, golok, keris, panah dan bambu runcing, mereka tidak takut. Mungkin tanpa jasa mereka bangsa kita sampai sekarang masih dijajah.
Pada bab ini kita akan mempelajari tentang ciri-ciri sikap kepahlawanan dan patriotisme. Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kita dapat memiliki sikap positif terhadap pahlawan, yakni:
1. Meneladani sikap kepahlawanan dan patriotisme para pahlawan dan tokoh-tokoh di lingkungan kita.
2. Menghargai jasa dan perjuangan para pahlawan dan tokoh-tokoh di lingkungan kita.

Sikap Kepahlawanan
1. Ciri-Ciri Sikap Kepahlawanan
Apakah yang dimaksud dengan sikap kepahlawanan? Kepahlawanan berasal dari kata pahlawan. Pahlawan merupakan orang yang memiliki keberanian dan pengorbanan yang besar dalam berjuang mencapai suatu cita-cita. Berani dan rela berkorban merupakan sikap utama yang dimiliki oleh seorang pahlawan. Dari pengertian pahlawan ini dapat kita simpulkan bahwa sikap kepahlawanan merupakan sikap yang menunjukkan keberanian dan pengorbanan yang tinggi dalam berjuang mencapai suatu hal. Selain berani dan rela berkorban ada ciri-ciri lain dari sikap kepahlawanan. Apa saja ciri-ciri lain tersebut? Marilah kita simak salah satu riwayat perjuangan tokoh pahlawan berikut. Dari riwayat ini kita akan menemukan beberapa ciri-ciri dari sikap kepahlawanan.

Kapitan Pattimura

Setelah menyimak kisah perjuangan Kapitan Pattimura di atas kita dapat menemukan beberapa ciri-ciri dari sikap kepahlawanan yang telah dicontohkan oleh Kapitan Pattimura, yakni:

a. Berani
Dalam riwayat di atas tergambar jelas keberanian dari Kapitan Pattimura melawan penjajah Belanda. Dalam setiap usaha dan perjuangan kita harus berani menghadapi segala tantangan dan rintangan. Seorang pejuang bukanlah seorang yang penakut. Karena kita memperjuangkan kebenaran dan kebaikan, kita tidak boleh takut.


b. Tangguh
Tangguh artinya berjuang tanpa henti, tidak mudah goyah atau tidak mudah terpengaruh. Seorang pejuang akan terus berjuang sebelum cita-citanya tercapai. Agar memiliki ketangguhan kita harus memiliki rasa percaya diri, sabar dan teguh pendirian. Kapitan Pattimura merupakan seorang yang tangguh. Ini terlihat dari sikap Kapitan  Pattimura yang tidak mau dibujuk untuk bekerja sama dengan Belanda.

c. Bersemangat untuk maju
Setiap orang mempunyai keinginan untuk hidup lebih baik. Keinginan tersebut harus diikuti dengan semangat dan usaha yang sungguh-sungguh.  Tanpa semangat dan kesungguhan, maka apa yang diinginkan tidak akan tercapai.


d. Ikhlas
Seorang pahlawan sejati akan berjuang dengan ikhlas tanpa pamrih. Ikhlas artinya tidak mengharapkan imbalan. Suatu kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas maka akan mendatangkan hasil yang baik pula. Namun sebaliknya suatu kebaikan yang dilandasi dengan pamrih tertentu, justru bisa mendatangkan suatu keburukan.


e. Rela berkorban
Dalam setiap perjuangan selalu membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan ini bisa berupa pikiran, waktu, tenaga, harta, bahkan nyawa. Sikap rela berkorban telah ditunjukkan oleh Kapitan Pattimura. Ia rela dihukum gantung oleh Belanda demi memperjuangkan cita-cita rakyat Maluku.

2. Sikap Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari

Sikap Patriotisme



<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | Facebook | Twitter