Ibaratan /Analogi (dalam Arsitektur)

Ibaratan /Analogi
Arthoer Koestler (The Act of Creation)
Ibaratan adalah sebuah proses penalaran tentang penyebab-penyebab atau dari penyebab-penyebab atau dari dan tentang alasan-alasan yang sejajar atau berkemiripan.
Berkemiripan bukan berarti sama, sebab proses penalaran ini selalu berbicara tentang adanya dua situasi atau peristiwa yang memiliki sejumlah kesamaan tapi tidak semua.

Dari sini kita lihat bahwa ibaratan adalah proses penalaran untuk memberikan penjelasan dan mencari kejelasan terhadap obyek tadi dengan peristiwa atau situasi yang sudah diketahui, dikuasai dan diakrabi. Ibaratan seperti ini bisa dilihat pada Wayne O. Attoe pada bab 2 Introduction to Architecture.
· Tidak boleh persis sama (jelasnya).
· Kejelasan dan penjelasan tentang (B) di contoh untuk menjelaskan dan menyelesaikan (A) ibaratan bukan perumpamaan, ibaratan adalah sebuah proses.
· Proses merancang bukan hanya 1 (satu), salah satunya adalah ibaratan.
· (B) sekaligus sebagai sumber ide, namun bukan hanya sumber ide tetapi juga menentukan macam proses untuk menggarap (A).
· Ibaratan harus diciptakan oleh imajinasi atau intuisi.
Kalau kita sudah berketetapan menggunakan ibaratan, maka kita mengakui bahwa kita boleh berimajinasi.
Di dalam berarsitektur, imajinasi merupakan sumber penentu macam jenis corak ibaratan. Di dalam berarsitektur, kita punya kebebasan seluas-luasnya.
· Ibaratan sebagai proses penalaran mempunyai macam yang tidak terbatas jumlahnya. Setiap orang boleh dan bisa mencari atau membuta ibaratannya sendiri.

Attoe: Arsitek tidak jarang menggunakan ibaratan untuk menjelaskan apakah arsitektur itu sebagai penjelas. Analogi/ibaratan adalah alat yang digunakan oleh arsitek dalam menjelaskan dan mempertanggungjawabkan karyanya sebagai karya arsitektur. Tidak memberikan penekanan pada penggunaan analogi/ibaratan dalam upaya berarsitektur dari seorang arsitek. Karya ada dulu baru dijelaskan dan dipertanggungjawabkan olehnya, alatnya adalah ibaratan.

Broadbent: Tidak diragukan, tapi mekanisme sentral dalam menerjemahkan analisa-analisa ke dalam sintesa adalah analogi/ibaratan. Sudut tinjaunya lain:
Attoe à menjelaskan, Broadbent à posisi berlawanan. Disini Broadbent menggunakan ibaratan untuk menerjemahkan analisa-analisa ke dalam sintesa. Ibaratan digunakan di dalam kegiatan berarsitektur. Pada waktu membuat karya arsitektur ada langkah-langkah, kegiatan. Ada bagian dari langkah-langkah itu dimana arsitek menggunakan ibaratan.



Chris Abel: Penggubah konsep adalah analogi/ibaratan (The analogical view of Aristoteles metafor). Hampir sama dengan Broadbent, bedanya Broadbent membatasi diri pada bagian dari langkah/kegiatan dari analisa ke sintesa. Abel lebih memperluas lagi, tidak hanya menerjemahkan dari analisa ke sintesa tapi menggubah konsep. Fungsi ibaratan seperti yang dikemukakan oleh Abel, oleh dia sendiri diletakkan dalam posisi salah satu arti dari metafora yang dibuat oleh Aristoteles. Dimana Aristoteles memberikan dua pengertian terhadap metafora:
1. Benda à contoh : Toko makanan yang sekilas mirip donut, merupakan aplikasi dari metafora sebagai benda. Dengan adanya toko makanan, orang ingat donut.
2. Kegiatan à metafora sebagai kegiatan, inilah oleh Abel dijabarkan lebih jauh ke dalam arsitektur.

Antara benda dan kegiatan saling memperjelas dan memperkuat.
Ketiganya (Attoe, Chris Abel, dan Broadbent) sepakat bahwa ibaratan mempunyai/memberikan manfaat yang besar bagi para arsitek, karena dengan menggunakan ibaratan, kreatifitas dan intuisi/imajinasi dan segenap kegiatan-kegiatan berarsitektur yang tergolong kedalam kegiatan yang ilmiah dan rutin.
Ibaratan punya hak hidup dalam proses berarsitektur. Ini memberikan aspek artistik yang punya hak hidup bukan hanya ilmiah tapi juga ‘nyeni’.
Ibaratan ini tidak dianalisa, tidak dicari, bukan merupakan kesimpulan dari hasil-hasil analisa. Ibaratan, penjelasan, menerjemahkan, penggubahan.


Untuk Broadbent, pada saat mengadakan penggabungan mekanisme yang menggunakan proses pengubahan dari hasil-hasil pilihan dan penyatuan dalam bentukan yang disebut arsitektur, di situ digunakan ibaratan.
Ada istilah lain yang digunakan oleh Broadbent maupun Abel yaitu alih bentuk (transformasi). Ibaratan tidak harus dicari: pada waktu melakukan pemilihan akan menghasilkan keputusan, waktu digabungkan menjadi bentukan tidak mencari bentuk-bentuk yang akan dihadirkan. Ada ide, feeling yang merupakan jembatan untuk memperoleh bentukan.

Cris AbelPenggolongan ibaratan Wayne O’AttoeMacam ibaratan Geofrey BroadbentJenis Proses rancangan yang bersesuaian
1. Isolated Pictoral
Adochist analogy
- Bacis form analogy
Iconic design
2. Structural
- Mechanical
- Linguistic
- Biological
- Mathematical (Formula)
- Dsb.
Canonic design
3. Textural
Romantic Analogy
Pragmatic

Ad.1. Peniruan-peniruan dalam bentukan-bentukan yang sudah ada.
Analisa dan sintesa menggunakan bentuk-bentuk fisik, abstrak yang sudah ada dengan modifikasi kecil. Ditinjau dari bentuk-bentuk saja (secara fisik) -> bangunan post modern yang menghadirkan tiang-tiang Yunani menggunakan Isolated Pictorial. Yang menjadi dasar adalah bentuk-bentuk ragawi (fisik) yang dijadikan alat untuk mengubah dari analisa menjadi sintesa. Dalam hal intuisinya masuk dan empiris.
Ad.2. Structural -> Intuisi Intelectual
Bukan pada bentuk-bentuk fisik tapi pada kesejajaran dalam susunan (struktur) yang ada.
Ad.3. Textural -> Romantic Analogy
Sulit karena penekanan pada hasil/hal-hal yang sangat artistik. Puitis sangat ditonjolkan. Yang diambil hanya lirik, jiwa dan semangat.


 Ibaratan Biologikal (Biological Analogy) (klik untuk melihat selengkapnya)



Ibaratan Mekanikal (Mechanical Analogy)
Memusingkan diri ke dalam mekanisme = bekerjanya sebuah sistem.
Struktur rangka batang, mekanismenya adalah distribusi gaya-gaya yang ada pada struktur rangka batang. Yang menjadikan perhatian : mekanisme yang ada di arsitektur, mekanisme gaya, pendayagunaan ruang ke ruang lain (flow space).

Mekanisme struktur, wujud dan fungsi.
Belum membicarakan tentang aspek estetika, lebih cenderung diarahkan pada kesejajaran mekanismenya saja.
Kelemahan-kelemahan biological analogy sama dengan mechanical analogy yaitu agar menghasilkan komposisi yang estetik dalam arsitektur, masih harus ditambah dan dilengkapi serta dipertanggungjawabkan dan dijelaskan dengan kaidah-kaidah estetika arsitektur. Demikian juga komposisi struktur, fungsi dan wujud lebih diarahkan pada keseimbangan terhadap pemfungsian arsitektur itu sendiri.

Romantic Analogy
Ibaratan Linguistik

Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat Pesta

Latihan Soal PKN kelas 6 – dari Bank Soal untuk Latihan menghadapi Ujian Nasional

A. Pilihlah Jawaban yang Tepat
8. Mengapa butir pertama dalam Piagam Jakarta diubah?
a. Demi menuruti keinginan Ketua BPUPKI.
b. Demi memenuhi keinginan Mohammad Hatta.
c. Demi menjaga hubungan baik dengan pemerintah Jepang.
d. Demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang baru saja dirintis.

9. Bagaimana bunyi butir pertama dasar negara dalam Piagam Jakarta sebelum diubah?
a. Persatuan Indonesia.
b. Ketuhanan Yang Maha Esa.
c. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

10. Nilai ini dicontohkan oleh para perumus Pancasila. Nilai ini mengajarkan kepada kita untuk menghargai pendapat yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan pendapat kita. Apa nilai yang dimaksud?
a. Kebersamaan.               c. Musyawarah.
b. Toleransi.                      d. Kerja keras.

8. Di bawah ini yang merupakan pembantu presiden dalam menjalankan tugasnya adalah . . . .
a. Majelis Permusyawaratan Rakyat
b. Dewan Perwakilan Rakyat
c. Mahkamah Agung
d. para menteri

9. Mengawasi jalannya pemerintahan yang dipimpin oleh presiden merupakan salah satu tugas dari . . . .
a. Mahkamah Konstitusi                   c. Mahkamah Agung
b. Dewan Perwakilan Daerah           d. Dewan Perwakilan Rakyat

10. Lembaga negara yang berasal dari unsur kehakiman adalah . . . .
a. Badan Pemeriksa Keuangan
b. Dewan Perwakilan Daerah
c. Mahkamah Konstitusi
d. Dewan Perwakilan Rakyat
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. Jepang mulai menjajah Indonesia pada tahun . . . .
2. Pada Perang Pasifik, pasukan yang mengalahkan Jepang adalah . . . .
3. BPUPKI merupakan singkatan dari . . . .
4. Lembaga yang menggantikan BPUPKI adalah . . . .
5. Tiga orang yang mengemukakan pendapatnya mengenai dasar negara Indonesia pada sidang BPUPKI adalah . . ., . . ., dan . . . .
6. Lima dasar negara pertama kali tertuang dalam sebuah piagam. Nama piagam itu adalah . . . .
7. Hasil perubahan sila pertama dasar negara berbunyi . . . .
8. Pancasila berarti . . . .
9. Tokoh yang mengusulkan perubahan sila pertama dasar negara yang tercantum dalam Piagam Jakarta adalah . . . .
10. Para perumus Pancasila memberi teladan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk melakukan . . . .

C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Apa tujuan Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada rakyat Indonesia?
2. Sebutkan sepuluh anggota BPUPKI yang kalian ketahui.
3. Sebutkan lima dasar negara yang diusulkan oleh Soekarno dalam sidang BPUPKI.
4. Sebutkan satu per satu sila-sila dalam Pancasila secara urut dan lengkap.
5. Apa saja nilai-nilai terpuji yang dapat kita teladani dari para penyusun dasar negara Pancasila?

D. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Apa tujuan diselenggarakannya Pemilu dalam negara demokrasi?
2. Jelaskan tiga jenis Pemilu yang diselenggarakan Indonesia?
3. Jelaskan tugas lembaga negara yang termasuk dalam unsur legislatif.
4. Apa yang kalian ketahui tentang otonomi daerah?
5. Sebutkan hak dan kewajiban pemerintah daerah.

E. Pilihlah jawaban yang tepat.
1. Tentara Jepang meninggalkan Indonesia pada tahun . . . .
a. 1922                  c. 1942
b. 1932                  d. 1945
2. Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai adalah sebutan dalam bahasa Jepang untuk . . . .
a. BPUPKI                  c. Pancasila
b. PPKI                       d. Piagam Jakarta

3. BPUPKI merupakan lembaga yang dibentuk oleh . . . .
a. Pemerintah Kolonial Belanda
b. Pemerintah Kolonial Jepang
c. Perserikatan Bangsa-Bangsa
d. Ir. Soekarno dan Moh. Hatta

4. BPUPKI dibentuk pada tanggal . . . .
a. 1 Maret 1945                    c. 1 Maret 1949
b. 1 Mei 1945                       d. 1 Mei 1949

5. PPKI disebut juga dengan nama . . . .
a. Dokuritsu Zyunbi Inkai
b. Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai
c. Cou Sangi In
d. Dai Nippon

6. Manakah butir yang diusulkan Mr. Moh. Yamin untuk menjadi salah satu dasar negara Indonesia pada tanggal 29 Mei 1945?
a. Peri Kemerdekaan.               c. Peri Kebangsaan.
b. Peri Kehidupan.                    d. Peri Keadilan.

7. Mengapa perbedaan pandangan dalam BPUPKI dapat diatasi?
a. Karena setiap anggota mempunyai kepentingan sendiri-sendiri.
b. Karena BPUPKI dipimpin oleh seorang bangsawan.
c. Karena kebanyakan anggota BPUPKI berasal dari Jawa.
d. Karena semua anggota BPUPKI mempunyai satu cita-cita, Indonesia merdeka.

8. Panitia kecil yang membahas usulan-usulan yang masuk pada sidang BPUPKI disebut . . . .
a. Panitia Kemerdekaan                  c. Panitia Sembilan
b. Panitia Sembilan Lima                 d. Panitia Kecil

9. Lembaga tinggi negara yang anggotanya dipilih oleh rakyat lewat Pemilu adalah . . . .
a. Badan Pemeriksa Keuangan
b. Mahkamah Konstitusi
c. Komisi Yudisial
d. Dewan Perwakilan Rakyat

10. Walikota sebagai kepala pemerintah daerah dipilih oleh . . . .
a. presiden                              c. gubernur
b. anggota DPRD                   d. rakyat secara langsung

11. Kapan BPUPKI resmi dilantik?
a. Tanggal 1 Maret 1945.
b. Tanggal 18 Mei 1945.
c. Tanggal 27 Mei 1945.
d. Tanggal 28 Mei 1945.

12. Kapan BPUPKI dibubarkan?
a. Tanggal 22 Juni 1945.
b. Tanggal 7 Agustus 1945.
c. Tanggal 17 Agustus 1945.
d. Tanggal 18 Agustus 1945.

13. Lembaga yang dibentuk untuk meneruskan tugas BPUPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia adalah . . . .
a. Panitia Sembilan                   c. PPKI
b. KNIP                                  d. KPU

14. Apa tujuan pembentukan Panitia Sembilan?
a. Membahas berbagai usulan mengenai dasar negara Indonesia yang muncul pada sidang BPUPKI.
b. Menggantikan tugas BPUPKI.
c. Mengubah Piagam Jakarta.
d. Membahas janji kemerdekaan yang akan diberikan Jepang kepada rakyat Indonesia.

15. Salah satu butir dasar negara pada Piagam Jakarta mengalami perubahan. Bagaimana bunyi butir dasar negara setelah diubah tersebut?
a. Persatuan Indonesia.
b. Ketuhanan Yang Maha Esa.
c. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
d. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

16. Para perumus Pancasila dalam bermusyawarah sangat menghargai perbedaan pendapat. Mereka menjunjung tinggi . . . .
a. egoisme                      c. toleransi
b. kesukuan                   d. kerja keras

17. Salah satu nilai juang yang dapat diteladani dari para perumus Pancasila adalah musyawarah. Apa yang dimaksud dengan musyawarah?
a. Menghargai pendapat yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan pendapat sendiri.
b. Pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan untuk menyelesaikan masalah.
c. Meninggalkan pendapat sendiri demi mengharapkan pujian dari orang yang berbeda pendapat.
d. Berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan pendapat yang diyakini kebenarannya.

18. Salah satu wewenang pemerintah pusat adalah . . . .
a. mengelola sumber daya daerah
b. menyelenggara peradilan
c. memungut pajak daerah
d. menyelenggarakan pemerintahan daerah

19. Hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur pemerintahannya sendiri sesuai dengan  eraturan perundang-undangan yang berlaku disebut . . . .
a. pemerintahan otoriter                   c. otoritas daerah
b. pemerintah daerah                       d. otonomi daerah

20. DPR bekerja sama dengan presiden untuk menyusun undang-undang. Menyusun undang-undang merupakan perwujudan dari fungsi . . . .
a. yudikasi                   c. legislasi
b. anggaran                   d. eksekusi

21. Apa yang dimaksud dengan amendemen?
a. Perubahan undang-undang atau penambahan terhadapnya.
b. Pembatalan undang-undang.
c. Pemberlakuan kembali undang-undang.
d. Pembubaran anggota parlemen yang sedang menyusun undang-undang.

22. Salah satu lembaga tinggi negara yang anggotanya dipilih oleh rakyat lewat Pemilihan Umum adalah . . . .
a. Dewan Perwakilan Daerah               c. Mahkamah Konstitusi
b. Mahkamah Agung                           d. Badan Pemeriksa Keuangan

23. Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat lewat Pemilu. Siapakah nama pasangan presiden-wakil presiden yang terpilih pada Pilpres 2004?
a. Wiranto-Sholahudin Wahid
b. Amien Rais-Siswono Yudohusodo
c. Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla
d. Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi

24. Dalam menjalankan tugasnya, presiden dibantu oleh wakil presiden dan para menteri. Siapakah yang menentukan dan memilih para menteri?
a. Rakyat.                  c. DPR.
b. MPR.                    d. Presiden.

25. Lembaga negara yang bertugas memeriksa pengelolaan keuangan negara adalah . . . .
a. Dewan Pertimbangan Agung
b. Badan Audit Nasional
c. Badan Pemeriksa Keuangan
d. Mahkamah Agung

9. H.R. Dharsono adalah nama yang penting dalam sejarah ASEAN. Sebab, ia adalah . . . .
a. salah satu pendiri ASEAN
b. Sekjen ASEAN yang terbaru
c. Sekjen ASEAN yang pertama
d. Presiden Indonesia pada saat ASEAN didirikan

10. Negara yang pada tahun 1999 masuk menjadi anggota ASEAN adalah . . . .
a. Brunei Darussalam
b. Kamboja
c. Vietnam
d. Laos

F. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. Panitia kecil yang mengesahkan Piagam Jakarta dikenal dengan nama . . . .
2. Lembaga yang menggantikan BPUPKI adalah . . . .
3. Lima butir dasar negara yang diusulkan oleh Moh. Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 adalah . . . .
4. Tokoh yang mengusulkan perubahan pada butir pertama dasar negara pada Piagam Jakarta ialah . . . .
5. Pancasila disahkan menjadi dasar negara Indonesia pada tanggal . . . .
6. Pemilihan kepala daerah dilaksanakan untuk memilih . . ., . . ., atau . . . .
7. Pemilihan Presiden dilaksanakan . . . tahun sekali.
8. Tugas utama Komisi Yudisial adalah . . . .
9. Dasar otonomi daerah adalah Undang-Undang nomor . . .
10. Masalah politik luar negeri merupakan wewenang pemerintah . . . .

G. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Sebutkan nama-nama anggota BPUPKI yang mengusulkan dasar negara.
2. Mengapa butir pertama dasar negara yang terdapat di dalam Piagam Jakarta diubah?
3. Apa tujuan sebuah negara menyelenggarakan Pemilu?
4. Apa yang kalian ketahui tentang otonomi daerah?
5. Sebutkan hak-hak daerah berdasarkan UU No. 32 tahun 2004.

H. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. ASEAN adalah organisasi kerja sama antarnegara di kawasan . . . .
2. Kerajaan Indonesia yang pernah menguasai hampir seluruh kawasan Asia Tenggara adalah . . . .
3. ASEAN resmi berdiri dengan dilakukannya penandatanganan . . . .
4. Wakil dari Malaysia yang turut mendirikan ASEAN adalah . . . .
5. Lima anggota pertama ASEAN adalah . . . .
6. Tujuan awal didirikannya ASEAN adalah untuk menjalin kerja sama di bidang . . . .
7. Deklarasi Kuala Lumpur menghasilkan kerja sama baru bernama ZOPFAN.
ZOPFAN adalah kependekan dari . . . .
8. Dengan disepakatinya ZOPFAN, artinya Asia Tenggara adalah wilayah yang . . . .
9. Sampai tahun 2007, anggota ASEAN terdiri atas . . . negara.
10. Sekretariat ASEAN di Indonesia berada di kota . . . .


I. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Jelaskan kedekatan hubungan bangsa-bangsa di Asia Tenggara.
2. Uraikan keadaan kawasan Asia Tenggara menjelang ASEAN berdiri.
3. Siapa saja tokoh yang berperan dalam pendirian ASEAN? Sebutkan nama beserta asal negaranya.
4. Sebutkan salah satu tujuan pendirian ASEAN.
5. Kapankah Deklarasi Kuala Lumpur dilaksanakan?
6. Sebutkan isi terpenting dari Deklarasi Kuala Lumpur.
7. Sebutkan negara-negara anggota ASEAN saat ini.
8. Tahun berapa Vietnam bergabung dengan ASEAN?
9. Siapakah Sekjen pertama ASEAN?
10. Sebutkan peran penting Indonesia dalam ASEAN.

J. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. Konferensi Asia-Afrika diawali oleh pertemuan di Kota Colombo, Sri Lanka. Pertemuan ini disebut . . . .
2. Salah satu penggagas Konferensi Asia-Afrika adalah Perdana Menteri India yang bernama . . . .
3. Ali Sastroamidjojo adalah salah satu penggagas Konferensi Asia Afrika. Saat itu Ali Sastroamidjojo menjabat sebagai . . . .
4. Salah satu tuntutan yang dicetuskan pada Konferensi Asia Afrika adalah . . . .
5. Organisasi antarnegara sebelum PBB bernama . . . .
6. PBB secara resmi berdiri pada . . . .
7. Salah satu peran penting PBB bagi kemerdekaan Indonesia adalah . . . .
8. Salah satu bentuk peran Indonesia dalam misi perdamaian PBB adalah . . . .
9. Dua blok yang pengaruhnya hendak dibendung oleh Gerakan Non-Blok adalah Blok . . . dan Blok . . . .
10. Indonesia menjadi pemimpin Gerakan Non-Blok pada tahun . . . .

K. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Bagaimanakah Konferensi Asia-Afrika diselenggarakan?
2. Siapa saja tokoh yang berperan dalam perencanaan Konferensi Asia-Afrika? Sebutkan nama beserta asal negaranya.
3. Di mana dan kapan Konferensi Asia-Afrika diselenggarakan?
4. Sebutkan lima isi Dasasila Bandung.
5. Sebutkan negara-negara yang menggagas berdirinya PBB.

6. Kapan dan mengapa Indonesia keluar dari PBB?
7. Ke negara mana pasukan TNI dikirim untuk membantu Dewan Keamanan PBB tahun 2006?
8. Sebutkan para tokoh yang menggagas berdirinya Gerakan Non-Blok.
9. Apa tujuan didirikannya Gerakan Non-Blok?
10. Apa peran Indonesia yang menonjol pada saat memimpin Gerakan Non-Blok?


L. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar.
8. Salah satu peran Indonesia dalam PBB adalah . . . .
a. mengirimkan pasukan perdamaian untuk turut aktif menciptakan perdamaian dunia
b. menentang Malaysia yang diterima sebagai anggota Dewan Keamanan PBB
c. membentuk NEFO untuk menandingi PBB
d. keluar dari keanggotaan PBB

9. Blok yang pengaruhnya ditolak oleh Gerakan Non-Blok adalah . . . .
a. Blok Barat saja                   c. Blok Barat dan Blok Timur
b. Blok Timur saja                   d. Blok Utara dan Blok Selatan

10. Gerakan Non-Blok didirikan pada tahun 1961 di Kota . . . .
a. Jakarta
b. Bangkok
c. Beograd
d. New York

1. Saling menghormati perbedaan mengakibatkan . . . .
a. permusuhan
b. pertengkaran
c. kerukunan
d. kebencian

2. Apakah nama hari besar agama Islam?
a. Nyepi                   c. Galungan
b. Idul Fitri                   d. Natal

3. Mutia beragama Islam. Tempat ibadah Mutia adalah . . . .
a. vihara                   c. kelenteng
b. pura                     d. masjid

4. Bagaimana cara hidup rukun dengan teman yang berbeda agama?
a. Menghormati agamanya.
b. Mengganggu ibadahnya.
c. Mengikuti agamanya.
d. Menghina agamanya.

5. Doni berbeda agama dari Alin. Alin mendapat musibah sehingga membutuhkan bantuan. Apa yang mesti dilakukan Doni?
a. Menyuruh teman seagama Alin agar membantu Alin.
b. Tidak membantu Alin karena berbeda agama.
c. Membantu Alin meskipun berbeda agama.
d. Menunggu orang lain membantu Alin.

6. Penebangan pohon menjadikan hutan menjadi gundul. Hutan gundul tidak dapat menyerap air. Bencana yang bisa timbul akibat hutan gundul adalah . . . .
a. angin topan
b. gempa bumi
c. tanah longsor
d. gunung meletus

7. Doni disebut anak yang cinta lingkungan sebab ia . . . .
a. suka makan daging burung
b. senang menonton lomba balap burung
c. suka memelihara burung dalam sangkar
d. senang membiarkan burung hidup bebas

8. Salah satu hal yang diikrarkan para pemuda Indonesia dalam Sumpah Pemuda adalah . . . .
a. satu tumpah darah, tumpah darah Indonesia
b. satu bendera, bendera merah putih
c. satu negara, negara Indonesia
d. satu asas, asas Pancasila

9. Makna paling penting dalam Sumpah Pemuda adalah makna . . . .
a. persatuan
b. permusuhan
c. persaingan
d. perbedaan

10. Dalam berdemokrasi, semua orang bebas untuk . . . .
a. berkelahi
b. berpendapat
c. bermusuhan
d. bertengkar

11. Berikut adalah kepala pemerintahan yang dipilih secara langsung oleh rakyat, kecuali . . . .
a. presiden
b. gubernur
c. camat
d. kepala desa

12. Setelah dipilih dan diangkat, seorang Kepala Desa memegang jabatannya selama . . . .
a. tiga tahun
b. enam tahun
c. sembilan tahun
d. duapuluh tahun

13. Hal yang benar mengenai pemerintahan kecamatan adalah . . . .
a. kepala pemerintahannya tidak dipilih secara langsung oleh rakyat
b. camat bertanggung jawab terhadap presiden
c. setingkat dengan pemerintah kota
d. berada di bawah pemerintahan kelurahan

14. Manakah yang merupakan manfaat berorganisasi?
a. Belajar menghargai pendapat orang lain.
b. Membuang-buang waktu untuk bermain.
c. Menambah rumit masalah.
d. Memperlambat kerja.

15. Mengawasi kerja gubernur dan para pembantunya adalah salah satu tugas dari . . . .
a. DPR-RI
b. DPRD Provinsi
c. bupati/wali kota
d. presiden

16. Pemerintahan setingkat kabupaten yang terletak di wilayah perkotaan dipimpin oleh . . . .
a. pembantu bupati
b. wali kota
c. gubernur
d. lurah

17. Bupati, gubernur, dan presiden tidak dapat dipilih kembali apabila telah memegang jabatan selama . . . .
a. lima tahun
b. delapan tahun
c. dua kali masa jabatan
d. tiga kali masa jabatan

18. Lembaga negara yang bertugas menyelenggarakan Pemilu adalah . . . .
a. Komisi Pemberantasan Korupsi
b. Komisi Yudisial
c. Komisi Pemilihan Umum
d. Komisi Penyiaran Indonesia

19. Lembaga yang bertugas mengawasi kerja Pemerintahan Provinsi adalah . . . .
a. gubernur
b. bupati/wali kota
c. DPRD Provinsi
d. presiden

20. Pemilihan Presiden dilaksanakan sekali dalam . . . .
a. satu tahun                   c. lima tahun
b. tiga tahun                    d. tujuh tahun

21. Salah satu tugas DPR adalah . . . .
a. memilih Presiden
b. memilih para menteri
c. membuat undang-undang
d. mengawasi kinerja para hakim

22. Pejabat di tingkat Pemerintahan Pusat berikut yang dipilih langsung oleh rakyat adalah . . . .
a. menteri
b. wakil presiden
c. ketua Mahkamah Agung
d. ketua Dewan Perwakilan Rakyat

23. Sebuah lembaga yang dibentuk oleh Pemerintah Pendudukan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia adalah . . . .
a. Badan Panitia Untuk Pembubaran Partai Komunis Indonesia
b. Badan Persiapan Untuk Penyelidikan Kemerdekaan Indonesia
c. Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
d. Badan Perencanaan Untuk Persiapan Kemerdekaan Indonesia

24. BPUPKI merupakan lembaga yang dibentuk oleh . . . .
a. Pemerintah Indonesia
b. Perserikatan Bangsa-Bangsa
c. Pemerintah Kolonial Jepang
d. Gerakan Non-Blok

25. Pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal . . . .
a. 1 Maret 1945
b. 1 Mei 1945
c. 17 Agustus 1945
d. 18 Agustus 1945

26. Perubahan pada Piagam Jakarta sebelum menjadi Pancasila dilakukan pada sila ke . . . .
a. satu                   c. tiga
b. dua                   d. empat

27. Salah satu tokoh yang turut menjadi perumus Pancasila adalah . . . .
a. Soekarni
b. Soeharto
c. Soekarno
d. Soedarmono

28. Tokoh Indonesia yang turut membidani berdirinya ASEAN adalah . . . .
a. Ali Sastroamidjojo
b. Adam Malik
c. Soekarno
d. Soeharto

29. Dari 11 negara di kawasan Asia Tenggara, tinggal satu negara yang belum bergabung dengan ASEAN. Negara tersebut adalah . . . .
a. Brunei Darussalam
b. Papua Nugini
c. Timor Leste
d. Kamboja

30. Deklarasi Kuala Lumpur pada tahun 1971 menghasilkan kesepakatan bahwa kawasan Asia Tenggara akan menjadi kawasan yang damai, bebas, dan netral. Kesepakatan itu biasa disebut . . . .
a. Pakta Warsawa
b. ZOPFAN
c. NATO
d. ZEE

31. Indonesia pernah dua kali menjadi tuan rumah KTT ASEAN, yaitu KTT ASEAN I dan KTT ASEAN IX. Kedua KTT ini dilaksanakan di . . . .
a. Bali
b. Jakarta
c. Jawa Barat
d. Yogyakarta

32. Politik luar negeri Indonesia memiliki sifat aktif karena . . . .
a. aktif mendudukung Blok Timur
b. aktif menyerang negara-negara tetangga
c. aktif dalam usaha menciptakan perdamaian dunia
d. aktif membuat organisasi meskipun tidak ada gunanya

33. Berikut yang merupakan perwujudan dari Politik Bebas-Aktif Indonesia adalah . . . .
a. membuat poros Jakarta-Peking
b. turut mendirikan Gerakan Non-Blok
c. melancarkan aksi ganyang Malaysia
d. keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

34. Berikut yang bukan termasuk tujuan didirikannya PBB adalah . . . .
a. menciptakan perdamaian di dunia
b. mempererat kerja sama dan kerukunan antarbangsa di dunia
c. memperkuat pengaruh negara-negara besar yang mendirikan PBB
d. membantu menyelesaikan persengketaan antara satu negara dan negara lainnya.

35. Organisasi yang didirikan dengan mengambil semangat Konferensi Asia- Afrika dan Dasasila Bandung adalah . . . .
a. Asian Pacific Economic Corporation
b. Non-Aligned Movement
c. New Emerging Force Organization
d. North Atlantic Treaty Organization

M. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. Enam agama resmi di Indonesia adalah . . . .
2. Membuang sampah di sungai atau selokan sungguh berbahaya. Sebab, akan mengakibatkan . . . .
3. Tingkat pemerintahan yang paling rendah adalah . . . .
4. Salah satu cara untuk turut mempertahankan keutuhan Indonesia adalah . . . .
5. Karena peraturan perundang-undangan memiliki kekuatan yang mengikat, maka orang yang melanggar peraturan akan dikenai . . . .
6. Pemilu pertama di Indonesia diselenggarakan pada tahun . . . .
7. Pemilihan presiden secara langsung untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia pada tahun . . . .
8. Organisasi kerja sama antarnegara Asia Tenggara disebut . . . atau biasa disingkat ASEAN.
9. Selain Indonesia, empat negara lain yang turut mendirikan ASEAN adalah . . . .
10. Guna membendung pengaruh buruk dari Blok Barat dan Blok Timur, Indonesia dan beberapa negara netral lain membentuk organisasi bernama . . . .

N. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Berilah tiga contoh tindakan yang menunjukkan kecintaan terhadap lingkungan.
2. Mengapa kita perlu memelihara lingkungan alam?
3. Selain presiden, siapa saja dalam pemerintahan pusat yang dipilih lewat Pemilu?
4. Apa yang kalian ketahui tentang globalisasi?
5. Berapa lama masa jabatan seorang presiden?
6. Sudah berapa kali Pemilu dilaksanakan di Indonesia? Sebutkan satu persatu.
7. Sebutkan tiga tujuan didirikannya ASEAN.
8. Siapa nama pemimpin lima negara Asia yang menggagas diadakannya Konferensi Asia-Afrika?
9. Apa saja peranan Indonesia dalam PBB? Jelaskan.
10. Siapa saja tokoh yang menggagas berdirinya Gerakan Non-Blok?

Membedakan antara Bangunan dan Arsitektur


Kita sering kesulitan membedakan antara bangunan dan arsitektur, karena memang arsitektur itu adalah bangunan. Namun kita harus tahu bahwa tidak semua bangunan adalah arsitektur dan dalam arsitektur tidak hanya menyangkut masalah bangunan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang dibuat oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, tahun 1990, bangunan diartikan sebagai yang didirikan, yang dibangun (seperti rumah, gedung, jembatan), sedangkan arsitektur diartikan sebagai 1. seni dan ilmu merancang serta membuat kontruksi bangunan2. metode dan gaya rancangan suatu konstruksi. Untuk pembuat arsitektur yaitu arsitek masih menurut kamus besar ini diartikan sebagai 1. orang yang merencanakan suatu gedung dan memimpin konstruksinya. Menurut Ensiklopedia Indonesia, yang disusun oleh Hassan Shadily dan kawan-kawan, terbitan Ichtiar Baru-Van Houve, Jakarta, tahun 1980, diterangkan tentang arsitektur adalah sebagai berikut.Arsitektur berasal dari bahasa Yunani Purba, archos, berarti pemimpin, dan tektor, yang berarti tukang tembok. Architector berarti lebih kurang mandor tukang tembok, sekarang menjadi kata Indonesia arsitek melalui bahasa Belanda dan menjadi gelar dari seseorang yang melakukan perencanaan bangunan. Sedangkan arsitektur menjadi istilah untuk menunjukkan ruang lingkup bidangnya. Pada masa kini, kata arsitektur mengandung pengertian yang agak panjang: seni merancang bangunan bagi manusia yang bernaluri mencari keamanan dan kenyamanan diri demi kesejahteraan jiwa dan raganya, serta untuk memenuhi kepuasan diri mencipta suatu keindahan. Merupakan seni yang praktis dan langsung digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari yaitu dalam bentuk rumah yang dihuninya serta dalam bentuk bangunan dan lingkungannya yang dibutuhkan untuk hidup bermasyarakat. Pada masa kini dipandang lebih sempurna lagi bilamana segi teknologinya dan segi ekonominya memiliki keistimewaan yang bernilai menguntungkan. Pada dasarnya, seni arsitektur ialah seni yang memperpadukan unsur-unsur yang relatif berskala besar dan berdimensi tiga. Ukuran tiga arah ini dapat berwujud akhir sebagai bentuk yang padat dan kokoh, ataupun menjelma ruangan dengan maksud dan suasana tertentu. Selain itu setiap bangunan umumnya memiliki kekhasan secara fisik. Ditinjau dari sudut sejarahnya dan dipandang dari segi yang sempit terwujudnya suatu bentuk dan gaya arsitektur ditentukan oleh pencipta atau perencanaannya. Tetapi bilamana dipandang dari segi yang luas dan melihat arsitekturnya sebagai hasil karya cipta suatu kebudayaan, maka ada 6 unsur yang dapat mempengaruhi perwujudan tersebut: geografi, geologi, iklim, sosial atau kemasyarakatan, agama dan falsafah kepercayaan, latar belakang sejarah dan ketatanegaraannya. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka ciri khas dari berbagai bentuk dan gaya arsitektur di seluruh dunia ini dari abad-abad yang lalu sampai masa sekarang, dapat disimpulkan: seni arsitektur; ilmu arsitektur. Masih banyak literatur-literatur yang dapat kita ambil dalam mengartikan bangunan dan arsitektur, sehingga kita dapat memahami apa sebenarnya arti dari kata-kata itu. Kemudian kita dapat membayangkan bagaimana wujud dan bentuknya dan kemudian kita dapat mengambil contoh-contoh untuk dibandingkan apakah ini termasuk bangunan ataukah termasuk arsitektur.

BANGUNAN
Bangunan adalah suatu susunan elemen-elemen yang membentuk fungsi untuk mewadahi aktifitas manusia dengan segala komponen yang dibutuhkan dalam aktifitasnya. Ia memiliki bentuk dan dimensi yang dapat menaungi dengan memiliki kekakuan dan kekokohan yang dapat melindungi manusia dan segala aktifitas di dalamnya dari segala gangguan. Karena bangunan berfungsi untuk mewadahi aktifitas manusia maka ia harus mempunyai keadaan yang dibutuhkan oleh manusia yaitu kenyamanan, keamanan, dan efisiensi, serta kebutuhan-kebutuhan manusia yang lain. Memang menurut kamus besar Bahasa Indonesia di atas, bangunan diartikan menurut arti katanya. Bangunan adalah kata benda, dengan kata kerjanya bangun atau membangun, sehingga bangunan dapat diartikan sebagai yang dibangun atau yang didirikan. Bangunan adalah segala sesuatu yang dibangun untuk suatu kepentingan tertentu. Dengan definisi demikian, hampir semua bentuk yang didirikan atau dibangun dapat disebut sebagai bangunan, seperti gedung, rumah, jembatan, jalan, tugu, kios, warung dan banyak lagi contoh yang dapat disebutkan. Sehingga kita dapat menyebut ada bangunan kapal, bangunan irigasi, bangunan permanen, bangunan tidak permanen dan seterusnya. Namun dilihat dari arti yang lebih khusus, bangunan harus memenuhi syarat-syarat lebih khusus pula, sehingga ia benar-benar dapat disebut sebagai bangunan seperti yang kita maksud dalam risalah atau makalah ini. Syarat-syarat itu meliputi fungsinya, ukuran dan bentuknya, serta sifatnya, yang antara lain telah disebutkan di atas. Dalam kenyataannya kita sering melihat yang telah dibangun oleh manusia lebih banyak bangunan dari pada arsitektur. Karena menurut ilmu arsitektur membuat bangunan itu lebih mudah dari pada membuat arsitektur, apalagi arsitektur yang benar-benar mempunyai nilai yang tinggi dan bermutu. Dan nilai itulah salah satu yang membedakan antara bangunan dan arsitektur. Bangunan ini lebih banyak menjurus pada sifat fungsional. Ia dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ia dimanfaatkan dari segi fungsi fisiknya saja. Bangunan sering hanya digunakan untuk tempat-tempat produksi, meskipun tidak selalu demikian. Misalnya pabrik, galangan, bangsal, penjara, tenda, bengkel, gudang, sering menggunakan yang disebut bangunan, walau ada juga tempat-tempat itu yang dibangun dengan arsitektur dengan nilai seni tinggi yang tidak kalah menariknya wujud yang lain. Kalau kita pandang dari sudut sejarah adanya bangunan di muka bumi ini ada semenjak manusia mulai menetap dan bercocok tanam. Dulu ketika manusia hidup berpindah-pindah dan mencari makan dengan berburu dan mencari buah-buahan, mereka melindungi diri dari keadaan alam dengan memanfaatkan goa atau pohon yang besar. Ketika mereka mulai bercocok tanam dan menetap dan jumlah mereka semakin banyak, kebutuhan mulai lebih banyak, goa saja tidak cukup, diperlukan suatu bentukan yang dapat melindungi mereka dari panas dan hujan, dari gangguan binatang buas, untuk menyimpan hasil pertanian, dan lain sebagainya, maka dibangunlah rumah pohon, tenda, gubuk, dan terus berkembang hingga menjadi rumah dan gedung sampai sekarang. Pada zaman sekarang yang namanya bangunan memang sangat beraneka ragam, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki oleh manusia. Demikian juga dengan bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun konstruksi dan segala komponen bangunan itu. Kalau dulu cuma dikenal kayu, ijuk dan bambu, kini ada beton bertulang dan konstruksi baja. Sistem yang digunakan untuk menyusunnya pun beraneka ragam, bisa rangka, sistem tenda, sistem tali, sistem lipat, dan tentu akan terus berkembang bersama perkembangan kebudayaan manusia yang tidak akan pernah berhenti selama ada kehidupan di dunia ini. Bangunan kini telah mendominasi permukaan bumi yang tipis ini dengan segala macam bentuk dan warnanya. Kini hampir semua kegiatan manusia berada dalam suatu benda yang disebut bangunan.



ARSITEKTUR
Arsitektur dalam hal ini adalah suatu karya cipta manusia dengan segala pengetahuannya dan sifat kemanusiaannya serta sifat seninya dalam bentuk susunan elemen-elemen yang mempunyai bentuk, fungsi, dan keindahan. Ia adalah hasil seni bangunan yang memiliki aturan-aturan dan kaidah-kaidah yang kemudian disebut kaidah arsitektural. Sesuai dengan yang disebutkan oleh Romo Mangun Wijaya, misalnya, guna dan citra, berarti arsitektur mempunyai kegunaan atau fungsi dan citra atau keindahan atau ciri khusus yang menjadi warna dan jiwa dari wujud itu. Arsitektur mempunyai fungsi yang tidak hanya menaungi dan mewadahi manusia dengan segala aktifitasnya dan segala perabot yang dibutuhkan dalam aktifitas itu, melainkan juga memberikan suasana, image, dan mengarahkan pikiran dan perasaan serta prilaku dari para penggunaannya. Arsitektur juga mempunyai citra, keindahan, dan nilai seni yang dapat dibanggakan dan ditunjukkan serta dinikmati sendiri oleh penghuninya. Atau yang disebutkan oleh Fetrufius: utilitas (fungsi), firmitas (kekokohan), dan venustas (keindahan). Bahwa arsitektur adalah wujud karya manusia yang ditujukan untuk memenuhi suatu fungsi tertentu, yang dalam hal ini adalah mewadahi manusia dan aktifitasnya dengan segala tuntutannya, memiliki kekokohan yang memberikan rasa aman, nyaman dan memberikan bentukan tegar dan menaungi, serta memiliki keindahan atau estetika yang menjadi tuntutan manusia untuk menunjukkan kelebihannya. Kita juga dapat menyebut arsitektur adalah bangunan yang mempunyai nilai lebih. Nilai lebih ini adalah jiwa, keindahan atau seni, dan mempunyai kreatifitas serta keaslian sehingga arsitektur dapat diapresiasikan. Dalam arsitektur, yang juga sering disebut lingkungan binaan, ternyata tidak hanya menyangkut masalah bangunan, namun juga termasuk apa yang ada dalam bangunan itu (interior) dan yang berada diluar atau di sekeliling bangunan itu (eksterior). Hal inilah yang membuat ilmu arsitektur lebih luas dari pada ilmu bangunan, karena ternyata selain adanya seni didalamnya, juga menyangkut segala bentuk pemenuhan wadah aktifitas atau kegiatan manusia dalam hidupnya di muka bumi ini. Jadi arsitektur dapat berskala ruang dalam bangunan dan segala perabotnya, bangunan itu sendiri dengan estetikanya, juga sekitar bangunan, dan sekeliling bangunan itu, lingkungan bangunan itu berada, permukiman, kota, atau bahkan negara dan seluruh dunia kalau mungkin. Dan yang penting dari arsitektur adalah bahwa ia mempunyai kaidah-kaidah atau aturan-aturan sesuai dengan para ilmuwan arsitek, atau tokoh-tokoh arsitek dari pengalaman dan pengamatannya tentang arsitektur. Misalnya tentang fungsi yang dimiliki oleh arsitektur seperti yang dijelaskan Godfrey Broadbent: aesthetic form, container (wadah), environment filter (melindungi dari luar), modifier behaviaor (mengarahkan prilaku), capital investment (investasi), dan cultural symbol (simbol kultur/agama/kebudayaan). Jadi memang arsitektur harus memiliki fungsi-fungsi itu walau terkadang salah satunya lebih dominan dibandingkan dengan yang lain. Kita juga dapat mengatakan bahwa arsitektur adalah bangunan yang memakai baju. Bajunya adalah estetika. Jadi suatu bentuk dapat dikatakan arsitektur bila ia mengandung unsur kekuatan, fungsional, dan original/kreatifitas/estetika, sehingga mengandung apresiasi. Kalau dipandang dari sudut sejarah, adanya arsitektur dapat kita perkirakan sejak manusia mengenal seni dan keindahan, yaitu sejak manusia menetap dan mengenal peradaban, atau sejak adanya gedung dan bangunan. Kalau dilihat dari katanya, arsitektur, yang berasal dari bahasa Yunani, berarti arsitektur ada sejak zaman Yunani. Seperti juga bangunan, arsitektur juga terus berkembang sesuai dengan perkembangan kebudayaan manusia. Kalau kita memandang definisi yang dijelaskan Ensiklopedia Indonesia di atas bahwa arsitektur adalah seni dan ilmu, maka orang yang ahli arsitektur atau kita sebut arsitek, adalah ilmuwan dan sekaligus seniman. Sebagaimana dengan ilmu-ilmu yang lain, ilmu arsitektur juga terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagaimana seni-seni yang lain, seni arsitektur juga mempunyai gaya-gaya atau langgam-langgam. Sejak dikenalnya arsitektur banyak langgam yang telah berkembang dan mewarnai perjalanan sejarah arsitektur. Langgam-langgam itu muncul dan berganti sejalan dengan pemikiran-pemikiran tokoh arsitektur di masa itu, sejalan dengan sifat manusia yang selalu menginginkan perubahan dan suasana baru. Demikian juga dengan arsitektur dipandang sebagai benda, ia mengikuti perkembangan ilmu dan seninya. Sehingga kita sering melihat adanya arsitektur yang menurut kita aneh dan tidak normal, namun bagi orang lain itu adalah arsitektur yang sangat bagus dan bermutu. Ya, inilah arsitektur, membolehkan adanya subyektifitas dan tidak ada arsitektur yang salah, melainkan arsitektur yang bagus dan kurang bagus, untuk menilai suatu arsitektur. Menilai arsitektur sangat tergantung dari siapa yang menilai, dan kemudian yang sering jadi patokan arsitek zaman sekarang adalah pemakai atau pemilik karya arsitektur itu. Apa yang dihasilkannya merupakan hasil dari ilmu dan seni yang dimilikinya dengan keinginan dan selera dari pemilik arsitektur itu. Jadi apabila di atas disebutkan ada 6 unsur yang mempengaruhi perwujudan arsitektur, yaitu geografi, geologi, iklim, sosial atau kemasyarakatan, agama dan falsafah kepercayaan, latar belakang sejarah dan ketatanegaraannya, kini ditambah lagi yakni selera atau keinginan dari pemilik arsitektur itu, karena ada kebutuhan manusia yang mungkin tidak akan pernah berakhir selama hidupnya yakni kepuasan. Seperti diterangkan oleh A. Maslow, tingkat kebutuhan manusia seperti piramida yang tidak berujung. Kebutuhan-kebutuhan itu adalah physiological needs (kebutuhan fisik), safety needs (kebutuhan keamanan), social needs (kebutuhan sosial), esteem needs (kebutuhan kepuasan), dan self actualization needs (kebutuhan untuk mengaktualisasikan dirinya). Seperti juga dalam semua bidang kehidupan manusia, arsitektur sebagai wadah aktifitas manusia juga mengikuti adanya tingkat kebutuhan itu. Semula arsitektur adalah tempat berlindung dari panas dan hujan, serta untuk menyimpan bahan makanan. Berlanjut dengan kebutuhan akan rasa aman, sehingga arsitektur dibuat untuk melindungi penghuninya dari segala gangguan baik dari alam maupun dari binatang atau orang lain. Kemudian arsitektur juga dibuat sebagai tempat untuk keluarga, sebagai tempat kerja, sebagai tempat pertemuan dan semuanya membutuhkan suatu bentukan yang lain sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam setiap kegiatan yang ada didalamnya, dengan demikian arsitektur juga semakin berkembang dan bentukannya pun semakin komplek misalnya bangunan tinggi, ruang dengan bentang lebar, dan bentukan-bentukan yang lain yang membutuhkan teknologi tinggi untuk membuatnya. Dan yang membuat bentukan arsitektur tidak terbatas adalah kebutuhan kepuasan, dimana kepuasan tidak terbatas, arsitektur jug tidak akan berhenti dikembangkan dan muncul bentukan-bentukan dan gaya-gaya yang baru. Pada kebutuhan manusia untuk menunjukkan esensi dirinya, dengan arsitektur ia paling tidak ingin tampil beda, ia ingin dilihat orang lain memiliki sesuatu yang lebih, maka dalam berarsitektur ia juga ingin membuat sesuatu yang lain dari pada yang lain. Dan itu semua memang yang membuat kehidupan selalu berkembang. Karena dengan adanya kebutuhan yang tak terbatas, manusia selalu berusaha memenuhi kebutuhan itu dan dengan demikian manusia akan selalu mengembangkan diri dan pengetahuannya agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya itu semaksimal mungkin.

PERSAMAAN BANGUNAN DAN ARSITEKTUR
Kalau kita melihat sekilas, hampir semua ciri yang ada dalam bangunan merupakan ciri arsitektur. Dalam hal fungsi bangunan dan arsitektur memiliki persamaan, yakni untuk mewadahi manusia dengan segala aktifitas serta peralatannya. Dalam segi bentuk dan ukuran sama-sama memiliki dimensi yang besar yang cukup untuk melingkupi kegiatan manusia dalam tiga dimensi sehingga manusia dan peralatannya dapat diwadahi oleh bangunan atau juga arsitektur. Pada bentukan dan sistem struktur yang digunakan juga merupakan hal yang sama, dan arsitektur memang bangunan yang diberi nilai dan estetika.

PERBEDAAN BANGUNAN DAN ARSITEKTUR
Perbedaan antara bangunan dan arsitektur terletak pada estetikanya, karena perbedaan estetika itu berbeda pula nilai dan tampilannya. Bila bangunan hanya dinilai dari segi fisik yaitu bahan yang digunakan (kekuatan, keawetan, ketahanan) dan fungsinya, pada arsitektur tidak hanya itu, arsitektur juga dinilai seni dan keindahannya. Jadi bila pada bangunan, dalam posisi dan fungsi yang sama, semakin besar dan semakin kokoh bangunan itu maka harganya akan semakin mahal. Namun pada arsitektur, dapat juga yang lebih kecil walau fungsinya sama mempunyai harga yang lebih mahal karena nilai seni dan keindahannya tinggi. Dengan demikian dalam berarsitektur efisiensi itu sangat diperlukan juga penggunaan teknologi yang mutakhir, untuk mendapat nilai dan seni yang lebih tinggi. Karena harga dari arsitektur tidak hanya dari kegunaan dan kapasitasnya, namun juga dari tampilan dan nilai-nilai kearsitekturalnya, yang tidak dimiliki oleh bangunan.
 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | Facebook | Twitter