Kalimat Majemuk Setara

Perhatikan contoh berikut!
(a) Andika memetik mangga 3 buah.
(b) Andika memberikan mangga itu kepada Cica.
(c) Andika memetik 3 buah mangga lalu memberikannya kepada Cica.
Perhatikan kalimat (c), pada kalimat tersebut terkandung dua kegiatan yang dilakukan oleh orang yang sama. Karena subjek atau pelaku kalimat tersebut sama, maka cukup disebut satu kali. Sehingga kalimat (c) adalah kalimat yang memiliki dua predikat dan dinyatakan dengan satu subjek. Yang terjadi pada kalimat (c) adalah pelesapan dua subjek yang sama disebutkan satu kali.


Setelah subjek itu dilesapkan maka yang terjadi adalah sebuah kalimat dengan satu subjek dan dua predikat. Jika batasan klausa adalah predikat, kalimat (c) memiliki dua klausa.
Kalimat dengan pola semacam itu disebut kalimat majemuk.
Kalimat (c) merupakan hasil penggabungan dari kalimat (a) dan (b). Oleh karena itu kedua klausa yang terdapat pada kalimat (c) memiliki kedudukan yang sama atau setara. Kalimat dengan pola lebih dari satu klausa dengan hubungan yang setara pada masing-masing klausa, disebut kalimat majemuk setara.
Antara satu klausa dengan klausa yang lain dihubungkan dengan sebuah konjungsi. Dari jenis konjungsi yang digunakan itulah dipilah ada 6 jenis kalimat majemuk setara.
(a) Setara menggabungkan, dengan konjungsi dan
(b) Setara memilih, dengan konjungsi atau
(c) Setara urutan waktu, dengan konjungsi lalu, kemudian
(d) Setara menguatkan, dengan konjungsi bahkan, lagi pula
(e) Setara sebab akibat, dengan konjungsi karena, sebab
(f) Setara mempertentangkan, dengan konjungsi tetapi

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE