Kreatif ketika diberi akhiran menjadi kreatifitas ataukah kreativitas (Kaidah Bahasa)

Coba kita perhatikan kalimat berikut:
... Di sana para anak jalanan tersebut diajak untuk terampil dengan diberikan pelatihan-pelatihan. Salah satu tujuan pelatihanpelatihan tersebut ialah untuk menumbuhkan kreativitas anak jalanan.
Kita mengenal kata kreatif yang diserap dari kata creative. Akhiran -ive atau -ief (Belanda) memang disesuaikan menjadi -if  sehingga terbentuklah kata-kata serapan seperti kreatif, demonstratifaktif, dan selektif. Setelah diserap, kata-kata tersebut dapat kita beri imbuhan menjadi kekreatifan, pengaktifan, dan lain-lain.
Namun, ketika menyerap sebuah istilah asing yang berakhiran, kita harus menyerap akhiran pada kata tersebut sebagai bagian kata yang utuh di dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian kata creativity akan kita serap menjadi kreativitas, bukan kreatifitas (unsur v tetap diserap menjadi v dan akhiran -ty menjadi -tas).

<i>tekt miring</i> | <b>TEKS TEBAL</b>

[img]link Image Anda[/img]

[youtube]link video youtube[/youtube]



 
© 2011 Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.ok-rek.com | Duwur | okrek | omaSae | BerKADO | Facebook | Twitter | Versi MOBILE